Memaknai "Teknologi" Dalam Kehidupan


Insinyur dan Teknologi
Oleh : Rijuna Masykhur
Maltron : 25


Pendahuluan
Awalnya penulis terinspirasi dari pembelajaran dengan beberapa dosen di perkuliahan yang mengatakan bahwa kita sedang belajar tentang menggunakan teknologi dan membuat teknologi untuk pemecahan permasalah dilapangan, maka jangan lupakan itu katanya. hal ini sontak  membuat saya ter-Atensi dengan kalimat “Belajar menggunakan Teknologi dan membuat Teknologi” hal pertama yang ada di benak saya tentang teknologi adalah seorang yang bekerja dengan mengguanakan berbagai alat teknologi untuk menyelesaiakan tugas dan permasalahannya, Akhirnya hal ini mengingatkan kembali kepada penulis akan makna  teknologi sekaligus penulis ingin mengingatkan kembali kepada para pembaca   mengenai Peran penting Teknologi dalam kehidupan, penulis mencoba berusaha memikirkan secara filosofis dan mencari data mengenai Teknologi ini lalu  siapa yang bisa menggunakan teknologi,  bagaimana memposisikan diri kita  sebagai anggota organisasi pembangunan masyarakat terhadap teknologi dalam kesehariannya dan apa dampak jika kita tidak menggunakan teknologi dalam  masing-masing peran kita didalam organisasi , hal ini berusaha penulis sampaikan.
Berbicara mengenai Teknologi memang sudah tidak asing lagi dalam kehidupan keseharian kita, mungkin yang tergambarkan dipikiran kita saat mengatakan teknologi yang mucul adalah gambaran sebuah alat atau mesin yang bisa digunakan untuk keperluan kita, memang  di era modrenisasi saat ini kehidupan sudah dipenuhi dan dilengkapi dengan serba teknologi, semuanya dominan alat teknologi canggih,mesin dlb contohnya saja yang paling sering kita gunakan adalah Handephone sebuah alat yang tersusun atas berbagai komponen mesin didalamnya yang dalam keseharian kita gunakan sebagai media komunikasi sesama, namun apakah yang berhubungan dengan mesin dan kecanggihan demikian adalah teknologi ? untuk itulah penulis mencoba menguraikan secara singkat bahwa hakikatnya Teknologi, menurut KBBI adalah : “Metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis.
Jika dimaknai metode atau cara untuk mencapai tujuan berarti tidak serta merta yang terbuat dari mesin ataupun alat canggih lainnya yang terbuat dari mesin adalah teknologi seperti yang kini  banyak kita saksikan,  padahal jika berbicara metode atau cara untuk mencapai  tujuan berarti apa saja atau hal apapun yang itu bisa membuat kita lebih mudah dalam mencapai tujuan kita, contohnya saja Pulpen, pulpen  bisa disebutkan sebagai teknologi canggih yakni hasil pikiran penemu dahulu yang masih mengguanakan bulu angsa hingga kini menjadi sebuah pulpen, bahkan kertas dan tinta yang tertulis diatas kertas buletin yang saudara baca ini juga adalah sebuah teknologi canggih dibandingkan sebelum adanya pulpen dan kertas sebagus ini yang ujung-ujungnya digunakan untuk memudahkan kita untuk mencapai tujuan salah satunya adalah penyampaian pesan yang penulis buat dan hal-hal kecil lainnya yang ada disekitar kita tentunya. Dengan demikian teknologi tidak selayaknya dicerminkan hanya berupa benda mati yang kita gunakan dalam kesehariannya, menurut penulis teknologi adalah dimaknai sebuah sifat yang intinya memudahkan kita manusia dalam kehidupan untuk mencapai tujuan, jika demikian dikatakan sifat maka  hal ini termasuk juga ilmu pengetahuan,  karena Ilmu pengetahuan adalah alat yang bisa memudahkan kita dalam mencapai tujuan dan dia bukan alat yang berbentuk kebendaan.
Dalam  realitasnya penulis masih ada menemui dan mencoba merasakan dikeseharian kita dalam mendalami sebuah ilmu pengetahuan masih banyak yang sifatnya menerima dan menikmati saja teknologi yang diberikan tanpa benar-benar meresapi mendalam terlebih lagi bagi yang masih mengenyam dunia studi setiap hari, mungkin sebagian dari kita siklusnya hanya mencoba menerima ilmu terus-menerus  apa yang diberikan kita terima saja, kita konsumsi saja tanpa meresapi kebermaknaan dari ilmu atau teknologi tersebut,bahkan mengkreasikan ilmu tersebut dengan monoton, entah itu karena sudah ahli sehingga tidak perlu lagi begitu meresapinya,sudah terbiasa atau tidak semangat dalam menggali dan mengoptimalkan teknologi atau ilmunya dalam memecahkan permasalahannya, memang tak dipungkiri dalam pembelajaran dan penerapan memahami ilmu atau teknologi yang kita jalani tidaklah sama seperti seseorang yang benar-benar dihadapi dengan pembelajaran Teknologi yang sifatnya benda misalnya memahami alat mesin, yang sifatnya terkadang lebih teknis dan lebih tampak  jelas dan menyenangkan dalam mempelajarinya yang akhirnya bisa menciptakan temuan-temuan baru  dan lebih giat lagi dalam menciptakan karya dan menggunakannya bukan malah sebaliknya yang hanya menerima dan menikmati atau bahkan hanya menjadi bagian dari rutinitasnya saja, jika menjadi rutinitas saja maka lama-kelamaan tidak akan berkembang teknologi kita, atau bahkan mengalami kejenuhan, ibarat Nokia yang stagnan dan tidak ada pengupgradean atau pengkreasian dan ketekukan maka akan kalah dengan HP  dengan merek-merek yang lain yang kini lebih canggih.Hal  inilah yang akhirnya disoroti penulis yang jika tidak direnungi akan mengakibatkan dampak pada Semangat dalam berkarya dan mempelajari teknologinya kita masing-masing dan tidak adanya pengUpgradean dalam pembaharuan teknologi kita yang akhirnya membuat kita semakin tertinggal.
Pada akhirnya penulis mencoba menggambarkan “Bagaimana  memposisikan diri kita didalam organisasi pembangunan masyarakat terhadap teknologimelalui pendekatan sosok sejarah- versi penulis”
Akhirnya disini penulis berkaca pada seorang ahli yang kerjaannya adalah berhubungan dengan teknologi,siapa yang tak kenal, dia adalah BJ.Habibie, seorang tokoh yang sudah tak asing lagi bagi kita yang karyanya mendunia dan yang mengajarkan kita untuk menjadi mata air pegunungan dan beliau adalah Bapak Teknologi  indonesia dengan segudang prestasi di bidang teknologi dan tentunya beliau juga Seorang  Insyinyur terbukti dari karya dan dengan berbagai gelarnya yang di terimanya seorang DR.ing (sebuah gelar Doktor-enginner), dengan Gelar Lengkapnya yakni : Prof.DR(HC).Ing.Dr.Sc.Mult. BJ Habibie.
Menurut Wikipedia tentang insinyur adalah orang yang berprofesi dalam bidang keteknikan,dengan menggunakan berbagai pengetahuan. Bedanya dengan teknik adalah insyinyur ini menggunakan pengetahuan yang kompleks seperti matematika,fisika ,geografi, teknologi   dan lain sebagainya dalam merekayasakan teknologi menjadi sebuah teknologi yang baru dan bisa dimanfaatkan dalam kehidupan. Disitulah peran pentingnya Insinyur dibandingkan dengan Teknisi biasa yang hanya mempelajari teknologi dan memanfaatkannya saja.
Dari profesi dan keahlian ini penulis ingin mengambil satu sudut pandang mengenai bagaimana seorang BJ.Habibie bisa sukses dan dikatakan sebagaiTeknologi Indonesia bahkan Dunia yang telah diakui  oleh Negara-negara lainnya seperti Jerman,Kanada, dan masih banyak lainnya dan beliau adalah orang asia satu-satunya yang berhasil mendapatkan penghargaan paling bergengsi di Dunia dalam bidang Penerbangan yang memberikan kontribusi pada penerbangan sipil yakni penghargaan  Edward Warner Award, BJ.Habibi lah orang asia pertama dari 39 nama yang ada di ajang penghargaan itu dari seluruh dunia dan beliau adalah Ilmuan Indonesia. Yang  menemukan teori keretakan pada konstruksi pesawat terbang yang disebut dengan Teori Of Habibie (Mr.Crack), beliau mampu menghitung keretakan pesawat yang terjadi pada sayap pesawat yang terlihat begitu tipis dan tak terlihat ada keretakan tapi mampu mengangkat beban yang berat pada tubuh pesawat. Perhitungan yang dilakukan beliau sangat detail, bahkan perhitungannya sampai bisa menemukan letak titik awal mulanya retakan itu berada hingga ketingkat atom-atomnya yang dikenal crack propagation point, padahal atom adalah bagian terkecil pada suatu unsur (selengkapnya di Biografi BJ.Habibie), penulis  yakin tak ada karya yang gemilang tanpa kerja keras meski penuh dengan kesukaran, beliau bekerja tidak hanya sebagai sorang yang mendalami mesin (lokomatif,pesawat terbang dll) tetapi beliau bekerja dengan hati,kesungguhan , menikmati proses suka dukanya dan tentunya dengan kesadaran yang tinggi akan pentinggnya sebuah teknologi jika digunakan dengan kesungguhan dan kerja keras, kesadaran tinggilah yang penulis ingin tekankan karena tanpa kesadaran tinggi kita tidak akan bisa mendapatkan ruh semangat dalam berkarya dan belajar dan tidak akan menemukan  yang namanya Kreatifitas dan visi yang luas dalam mengembangkan teknologi  yang sudah ada menjadi lebih bermanfaat.
Teknologi apa yang penulis maksud yang digunakan oleh pak BJ.Habibie ? ya teknologi Ilmu pengetahuan. seperti yang penulis angkat pemaknaan teknologi diatas, Beliau menggunakan teknologi dalam menemukan jalan karya gemilangnya dalam menemukan permasalahan pesawat terbang kala itu, padahal pada masa itu para peneliti tidak mampu menjangkaunya karena keterbatasan alat  pada masa itu,tapi ia menggunakan alat teknologi yang lain yakni Ilmu pengetahuan itu sendiri.
Betapa luar biasa karya penemuannya yang kini sangat mendunia dan berperan penting dalam dunia keselamatan  dan memegang banyak Hak paten sampai kini karyanya digunakan oleh perusahaan Air bus bahkan perusahaan Roket  lainnya hingga saat ini saudara-saudara. penulis sering sekali menghayati ketika masa pulangpun tiba  menggunakan transportasi udara sambil melihat bagian sayap pesawat yang bergetar-getar tanpa rasa takut  betapa luar biasanya manfaatnya ilmu pengetahuan itu jika kita senantiasa menggunakannya menjadi lebih bermanfaat dan tidak malas dan tidak disalah gunakan.
Lantas bagaiman memposisikan diri  kita sebagai manusia yang ditugaskan untuk membangun masyarakat yang baik  dan bisa terus menghasilkan  karya-karya yang gemilang ? Menurut versi penulis pertama buatlah diri kita memiliki kesadaran   yang tinggi tentang kemanfaatan teknologi ini, kita sadar juga dalam menggunakan teknologi ini dan untuk apa kita belajar dan menggunakannya dengan demikian yang pertama akan membangkitkan semangat dalam diri dulu lalu agar tidak ternhanyut dalam kejenuhan dan rutinitas seperti halnya membawa barang kemana-mana tapi tidak sadar tidak diigunakan, kedua lalu berfikirlah senyaman mungkin bahwa kita ini bagaikan seorang insinyur dalam kesehariannya yang bekerja dengan optimal dan mampu berkreasi dengan berbagai ilmu pengetahuan atau teknologi yang kita miliki  dan bisa menciptan karya yang solutif bagi umat manusia, maka insyaAllah pasti bisa.
Terakhir dari penulis  ingin menyampaiakan pesan melalui QS Al-Luqman : 27


Bahwa nikmaat Allah itu sangat luas bahkan seperti yang digambarkan dalam QS Al-Luqman : 27, menunjukkan bahwa Allah memberikan banyak rahmat dan nikmatnya yang tidak terbatas termasuk ilmu pengetahuan (Teknologi) salah satu nikmatnya, tinggal kita memikirkannya dan berkreasi lebih lagi dengan akal kita seperti hal banyak surah yang menyuruh untuk berfikir (afala ta’qilun).
Lebih dan kurangnya dari penulis mohon maaf semoga bermanfaat dan terinspirasi.
Soerabaya,Selasa,31 Januari 2017, 22:43
Edisi: 01/R01/RM/2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembelajaran Hari ini Untuk Sahabatku